MATASEMARANG.COM – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Tahun 2026 Kota Semarang, yang dimulai 10 Februari, berhasil diselesaikan pada 11 Maret 2026. Di dalam program ini termasuk diperbaikinya 10 rumah tidak layak huni (RTLH).
Hal ini disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang.
Agustina mengatakan TMMD Sengkuyung tahap I yang menyasar Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunungpati ini telah menyelesaikan banyak pembangunan fisik dan nonfisik. Ia menegaskan dengan selesainya TMMD ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi Dandim dan prajuritnya yang telah membangun wilayah Mangunsari,” kata Agustina.
Pembangunan fisik yang dilakukan mulai dari perbaikan saluran drainase, penambahan satu tandon air, pembangunan talud dan renovasi sepuluh rumah tidak layak huni (RTLH) yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang.
Sementara untuk kegiatan non fisik yang telah dilakukan mulai dari donor darah, diskusi seminar kebangsaan, sosialisasi, dan penyuluhan oleh dinas terkait, Gebyar TMMD, Bazar UMKM, pelayanan KB keliling hingga penanaman pohon.
“Ada juga kegiatan pemberian simulasi makanan bergizi melalui program Dashat untuk stunting, budidaya jamur, pengolahan sampah organik dan berbagai macam acara yang memastikan bahwa Kelurahan Mangunsari ini bagian dari Indonesia yang berideologi Pancasila,” jelasnya.
Agustina berharap pada TMMD tahap II bisa mengolah potensi masyarakat sekitar. Rencananya TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 akan menyasar Kecamatan Ngaliyan.


















