Dosen Undip Semarang Ubah Sampah Plastik Jadi Energi

Dosen Undip ubah sampah plastik jadi energi (foto: humas Undip)
Dosen Undip ubah sampah plastik jadi energi (foto: humas Undip)

Feed akan masuk dari atas ke dalam reaktor, lalu dihasilkan tiga produk. Gas yang keluar akan melewati dua kondensor untuk menghasilkan dua jenis liquid. Sisa gasnya akan dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar pemanas jadi tidak ada yang terbuang,” terang Didi.

Tak hanya itu, sisa padatan berupa wax juga bisa dimanfaatkan.

“Wax ini bisa dicetak menjadi paving block atau bentuk lain sesuai cetakan. Dengan kata lain, semua hasil dari alat ini bisa digunakan gas, liquid, maupun residunya,” tambahnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Tahun 2027, Bahasa Inggris jadi Pelajaran Wajib di SD

Menariknya lagi, alat ini didesain untuk bekerja secara kontinu, dengan kapasitas hingga 700 kg limbah per hari.

Rendemen liquid fuel yang dihasilkan dari alat pirolisis katalisis ini bisa mencapai 60%. Ini bisa menjadi sumber energi alternatif yang potensial.

Dengan pendekatan teknologi yang aplikatif, ekonomis, efisien dan ramah lingkungan, inovasi ini bukan sekadar solusi atas persoalan sampah plastik yang sulit terurai secara alami tetapi juga diharapkan menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan solusi atas permasalahan nyata di masyarakat.

Pos terkait