173 Sarana Kereta Api Dipastikan Laik untuk Masa Angkutan Lebaran 2026

Ramp Check kereta api di daop 4 Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
Ramp Check kereta api di daop 4 Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Menjelang masa angkutan Lebaran 2026, PT KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang melakukan ramp check pada sarana perkeratapian di wilayah Daop 4 Semarang.

Ramp check ini menjadi upaya preventif untuk menjamin keselamatan, keamanan serta kenyamanan perjalanan kereta api khususnya pada periode Angkutan Lebaran. Pasalnya, pada momen ini, diperkirakan penumpang kereta api akan mengalami peningkatan yang signifikan.

Sebanyak 173 sarana dilakukan pemeriksaan yang terdiri dari 18 unit lokomotif dan 155 unit kereta.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Libur Panjang Paskah 2025, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan Hampir 88 Ribu Penumpang

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari aspek administratif hingga aspek teknis sarana perkeretaapian.

Pada aspek administratif, tim melakukan pengecekan identitas sarana, dokumen pemeriksaan terakhir (check sheet), serta tanda lulus uji.

Sementara pada aspek teknis meliputi pemeriksaan sistem pencahayaan, pengereman, peralatan komunikasi, sistem sirkulasi udara dan pendingin ruangan (AC), perlengkapan keselamatan seperti APAR dan jendela darurat, roda dan komponen rangka bawah, hingga fasilitas pelayanan penumpang di dalam kereta.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan bahwa kegiatan ramp check merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berorientasi pada keselamatan pelanggan.

BACA JUGA  Pelaku Pelemparan Batu ke Kereta Api Dapat Dipidana 15 Tahun Penjara

“Kami mendukung penuh pelaksanaan ramp check ini dan berharap hasil pemeriksaan dapat menjadi masukan penting dalam peningkatan aspek keselamatan serta kualitas pelayanan kepada pelanggan. Berbagai persiapan telah kami lakukan, mulai dari perawatan rutin, pengecekan berkala, hingga perbaikan menyeluruh terhadap seluruh sarana perkeretaapian,” kata Luqman, Rabu, 25 Februari 2026.

Pos terkait