21 Ikan Paus Pilot Mati Terdampar di NTT

MATASEMARANG.COM – Sebanyak 21 ekor ikan paus pilot terdampar dan ditemukan mati di pesisir Pantai Mbadokai, Desa Fuafuni,  Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

Sebanyak 21 ekor paus yang mati tersebut terdiri atas delapan ekor jantan dan 13 betina.

Namun, Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang juga berhasil menyelamatkan 34 ekor paus pilot yang terdampar di pantai itu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Seorang Ibu Terlempar dan Luka Parah Akibat Ledakan Tabung Gas

Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasioal (BKKPN) Kupang Imam Fauzi di Kupang, Rabu, mengatakan upaya penyelamatan dilakukan secara cepat melalui kolaborasi aparat, organisasi konservasi, pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Mereka bergerak cepat setelah mendapat informasi bahwa 55 ekor mamalia laut tersebut terdampar pada Senin (9/3) malam hingga Selasa (10/3).

“Sebanyak 21 ekor dinyatakan mati karena terdampar,” katanya.

Kemudian dari dari 21 ekor individu yang mati, terdiri dari 4 ekor anakan dan 17 ekor dewasa.

BACA JUGA  Sopir Tertidur, Sesama Bus Transjakarta Adu Banteng, 24 Penumpang Luka

Tim selanjutnya melakukan identifikasi dan pengukuran serta nekropsi terhadap paus yang mati untuk keperluan pencatatan, kajian ilmiah dan analisis lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematian.

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa mamalia laut tersebut merupakan Paus Pilot Sirip Pendek (Short-finned Pilot Whale / Globicephala macrorhynchus), yang termasuk dalam biota laut dilindungi.

Pengukuran juga menunjukkan panjang individu terbesar mencapai 5,1 meter dengan jenis kelamin jantan, sementara individu terkecil berukuran sekitar 2,4 meter.

Pos terkait