3 Hari Tersesat di Hutan, Nenek 84 Tahun Asal Gunungpati Ditemukan Lemas

Basarnas Semarang dan tim SAR gabungan mengevakuasi nenek yang tersesat di hutan Kalialang (foto: Basarnas Semarang)
Basarnas Semarang dan tim SAR gabungan mengevakuasi nenek yang tersesat di hutan Kalialang (foto: Basarnas Semarang)

MATASEMARANG.COM – Basarnas Semarang bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Wakijem, nenek berusia 84 tahun warga Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang yang dilaporkan hilang sejak Sabtu 3 Januari 2026 pagi.

Survivor diduga tersesat di hutan Kalialang setelah meninggalkan rumah tanpa pamit.

Laporan kehilangan baru masuk ke Basarnas pada Minggu 4 Januari 2026 sore sehingga operasi pencarian segera digelar.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Marc Marquez Rengkuh "Pole Position" MotoGP Italia, Ini yang Ke-100

Kepala Kantor Basarnas Semarang Budiono menjelaskan bahwa Wakijem memang terbiasa keluar rumah tanpa pamit namun biasanya kembali keesokan harinya.

“Sudah lima kali sebelumnya beliau hilang, dan ini kali keenam. Kali ini keluarga khawatir karena hingga sore belum kembali,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026.

Pencarian hari pertama belum membuahkan hasil karena medan hutan yang terjal, cuaca tidak menentu, dan minimnya saksi.

Namun di hari kedua, tepat pukul 13.46 WIB, tim gabungan berhasil menemukan Wakijem dalam kondisi selamat meski lemas, kelaparan, dan mengalami hipotermia ringan.

BACA JUGA  Sidang Kasus Mbak Ita, Saksi: Kepala Bapenda Perintahkan Catatan Iuran Dibakar

Nenek yang memiliki riwayat pikun itu diduga kehilangan arah hingga keluar jalur pulang. Merasa kelelahan, ia berhenti dan beristirahat di dalam hutan.

Alhamdulillah tim gabungan berhasil menemukannya. Saat ini beliau sudah dibawa ke pihak medis untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Budiono.

Keberhasilan operasi SAR ini menjadi bukti sinergi Basarnas, Polri, dan relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

Keluarga Wakijem pun menyambut penuh syukur atas ditemukannya sang nenek dalam keadaan selamat.

Pos terkait