MATASEMARANG.COM – Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani kembali menelan kekalahan dari tunggal Korea Selatan An Se Young. Putri takluk dua gim langsung dari Se Young, peringkat satu dunia.
Putri mengakui masih kesulitan menembus dominasi pemain papan atas dunia setelah langkahnya terhenti pada perempat final All England Open 2026.
Putri harus mengakui keunggulan unggulan pertama asal Korsel An Se Young setelah kalah dua gim langsung 11-21, 14-21 pada pertandingan di Utilita Arena Birmingham, Jumat.
Ini merupakan kekalahan kedelapan Putri dari Se Young.
“Masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki kalau untuk melawan top empat. Menurut saya yang masih belum bisa dilewati adalah mereka di empat besar,” kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI seusai pertandingan.
Pemain yang kini menempati peringkat keenam dunia itu mengungkapkan faktor konsistensi dan ketahanan berpikir di lapangan menjadi tantangan utama ketika menghadapi pemain peringkat teratas dunia.
Menurut dia, dalam pertandingan melawan An Se Young, ia kerap kehilangan momentum setelah sempat meraih beberapa poin beruntun. Ini juga menjadi kekalahan kesembilan Putri KW sepanjang pertemuan dengan pemain terbaik dunia tersebut.
“Tadi benar-benar dari konsistensi sama berpikir di lapangannya harus kuat. Saya belum berhasil melakukan itu, jadi bisa dapat dua sampai tiga poin lalu hilang banyak sekali,” ujarnya.
Putri juga mengakui belum menemukan kembali cara efektif untuk menekan permainan An Se Young, berbeda dengan pertemuan mereka sebelumnya di BWF World Tour Finals 2025 ketika ia mampu memberikan perlawanan lebih sengit.

















