Bandara Ahmad Yani Bagikan 3.000 Takjil Gratis hingga “Live Music” selama Ramadan

petugas membagikan takjil kepada pengguna jasa bandara ahmad yani semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
petugas membagikan takjil kepada pengguna jasa bandara ahmad yani semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Suasana semarak Ramadan turut digaungkan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan berbagai program layanan dan kegiatan bernuansa religi bagi para pengguna jasa bandara.

Total sebanyak 3.000 boks takjil dibagikan secara gratis kepada penumpang dan pengunjung Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang selama bulan Ramadan.

Hal ini sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pengguna layanan bandara yang menjalankan ibadah puasa.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Dekranasda Semarang Diminta Aktif Jalin Kerja Sama dengan Para Pengusaha

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Sulistyo Yulianto mengatakan program pembagian takjil ini dilaksanakan secara bertahap di area keberangkatan dan kedatangan menjelang waktu berbuka puasa.

“Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para penumpang yang tengah melakukan perjalanan maupun yang menunggu jadwal penerbangan,” kata Sulistyo, Selasa, 24 Februari 2026.

Mengusung semangat “Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna”, suasana Ramadan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang semakin terasa dengan adanya pertunjukan musik Islami yang menampilkan lantunan lagu-lagu religi di area exhibition hall.

Sulityo mengatakan dengan kehadiran hiburan bernuansa Ramadan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan, ketenangan, serta pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi seluruh pengguna jasa.

BACA JUGA  Permainan Cahaya "Lights Wonderland" yang Memukau di Maerakaca Semarang

Selain itu, manajemen bandara juga memastikan fasilitas Masjid Baitussalam serta musala yang berlokasi di bandara senantiasa dalam kondisi bersih dan nyaman guna mendukung kelancaran beribadah.

Area ibadah tersebut dilengkapi dengan perlengkapan salat yang memadai serta pengelolaan kebersihan yang optimal, sehingga penumpang dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk di tengah aktivitas perjalanan

Pos terkait