MATASEMARANG.COM – Pertumbuhan pengguna mobil listrik di Indonesia yang melonjak tajam membuat Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang mengambil langkah antisipatif.
Pada Selasa 10 Maret 2026, Kantor SAR Semarang menggelar pelatihan khusus bersama dealer BYD Haka Auto Semarang untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada personel.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono menjelaskan bahwa kegiatan ini penting mengingat penanganan korban terjepit pada mobil listrik belum pernah dilakukan sebelumnya.
“Kami menghadirkan tim dari dealer BYD Semarang untuk mengenalkan mobil listrik, bagaimana cara kerjanya, dan apa yang bisa serta tidak bisa kami lakukan saat menangani kecelakaan mobil listrik,” terangnya.
Dalam sesi pelatihan, tim BYD memberikan pemaparan mengenai sistem kelistrikan EV, prosedur keselamatan, serta langkah penanganan darurat.
Dua unit kendaraan listrik, BYD Sealion 7 dan BYD M6, turut diperkenalkan secara langsung agar personel dapat memahami fitur keamanan dan komponen penting yang harus diperhatikan saat evakuasi.
Budiono menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan personel SAR.
“Melalui kegiatan ini diharapkan personel SAR Semarang dapat menambah wawasan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kejadian yang melibatkan kendaraan listrik, sehingga proses pertolongan dapat dilakukan dengan lebih aman dan efektif,” pungkasnya.
Dengan semakin banyaknya pengguna mobil listrik di Indonesia, langkah antisipatif ini menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan masyarakat sekaligus kesiapan tim SAR menghadapi tantangan baru di era kendaraan ramah lingkungan.


















