MATASEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memutuskan untuk menutup sementara aktivitas pendakian di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, selama bulan Ramadan.
Penutupan ini bukan sekadar jeda, melainkan langkah pemulihan jalur pendakian dan evaluasi menyeluruh aspek keselamatan setelah tragedi hilangnya seorang pendaki muda beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno mengatakan bahwa setiap peristiwa harus menjadi pelajaran berharga.
“Ke depan, jalur pendakian perlu diperbaiki, termasuk penataan ulang jalur, penambahan tanda-tanda, serta penguatan aspek keselamatan,” ujarnya di posko pencarian basecamp Mongkrang, Rabu 28 Januari 2026.
Selama proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, vegetasi di kawasan Mongkrang mengalami tekanan. Penyisiran yang dilakukan berhari-hari membuat jalur pendakian perlu waktu untuk pulih.
“Kami sudah berdiskusi untuk sementara waktu menghentikan aktivitas pendakian, kemungkinan selama bulan puasa, karena vegetasi saat ini perlu pemulihan,” jelas Sumarno.
Sumarno juga menyoroti tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Mongkrang, termasuk dari kalangan anak-anak.
Kondisi ini, menurutnya, harus diimbangi dengan pengelolaan jalur yang aman dan terstandar.
“Aspek keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selama masa penutupan, Pemprov Jateng bersama pengelola kawasan dan instansi terkait akan melakukan evaluasi serta penataan ulang jalur pendakian. Langkah ini diharapkan memastikan keamanan dan kenyamanan pendaki saat jalur kembali dibuka.





















