MATASEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan saat ini Pemerintah Kota Semarang belum bisa mengakomodir layanan feeder yang dikelola Trans Semarang hingga ke perkampungan.
Hal ini dikarenakan kekuatan keuangan daerah Kota Semarang belum mencukupi untuk mengakomodir layanan tersebut hingga ke pelosok kampung.
“Saya maunya juga feeder masuk ke perkampungan. Tapi itu membutuhkan anggaran yang cukup besar, kita belum mampu,” kata Agustina, Selasa, 3 Maret 2026.
Agustina mengatakan jika feeder menjangkau hingga ke pelosok perkampungan, maka pemerintah harus menyiapkan pembiayaan untuk tambahan jalur. Pasalnya jika hanya dibebaskan pada tiket saja maka tidak menutup untuk biaya layanan.
“Ya semoga saja PAD kita naik banyak karena feeder ini kan pelayanan ya jadi kalau ada jalur tambahan diharapkan pelayanan tetap baik dan dan nyaman, itu tidak bisa hanya dibebankan pada biaya tiket saja,” jelasnya.
Di sisi lain, untuk armada bus Trans Semarang yang saat ini dioperasikan oleh pihak ketiga, Agustina menegaskan agar armada bus Trans Semarang bisa segera diremajakan.
“Akhir Januari sudah tercatat pihak ketiga sanggup melakukan peremajaan armada karena kalau tidak maka tidak aka dikontrak lagi oleh Dishub. Akan ada peremajaan armada sekitar 130 an unit,” tandasnya.


















