Dewan Pers Diminta Tambah Modul “Neuro-Behavioral” dalam UKW

MATASEMARANG.COM – Pakar neurosains Dr. dr. Taufiq F. Pasiak merekomendasikan kepada Dewan Pers agar menambahkan modul Journalist Neuro-Behavioral Profile berbasis  Pash  Brains sebagai salah satu komponen asesmen pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Dewan Pers didorong untuk melakukan penyempurnaan dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan,” katanya pada penyegaran penguji UKW di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jakarta ini mengatakan penambahan komponen ini bertujuan untuk mengukur dimensi psikologis dan neuro-behavioral wartawan yang berkaitan erat dengan kualitas jurnalisme.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Nikita Mirzani Protes Diperlakukan seperti Teroris dan Gembong Narkoba

Taufiq yang juga dikenal sebagai pakar di bidang neurosains, perilaku, dan spiritualitas ini menjelaskan komponen pash brains mencakup beberapa aspek penting dalam kerja jurnalistik, di antaranya professional empathy (insula), yakni mengukur kemampuan untuk tidak mudah terprovokasi dan memiliki empati proporsional.

Kemudian, moral reasoning (cingulate), yang berkaitan dengan kesadaran etis dan dampak sosial dari berita yang dipublikasikan. Lalu, habitual integrity (ganglia basalis), yakni mengukur konsistensi prosedur dan verifikasi data.

“Kemudian narrative meaning (temporal). Menguji sensitivitas konteks, sejarah, dan makna dalam penyusunan narasi berita,” katanya.

BACA JUGA  Megawati: PDIP Tidak Akan Oposisi

Taufiq menekankan bahwa asesmen berbasis pash brains ini bukan untuk mengganti UKW teknis, menilai “waras/tidak waras”, atau menghakimi serta melabeli wartawan.

Pos terkait