Dirjen Haji: Nota Diplomatik Saudi Bukan Teguran

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief (tengah), di Makkah, Minggu (1/6/2025). ANTARA/Kemenag

Penetapan kuota, menurut dia, merupakan proses terpisah yang akan diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Arab Saudi pada 10 Juli 2025 atau bertepatan dengan 15 Muharram 1447 Hijriah melalui platform Nusuk Masyar.

Kesehatan lansia

Catatan lainnya adalah menyangkut kondisi kesehatan jamaah lansia yang menjadi perhatian Saudi. Menurut Hilman, hal itu telah menjadi fokus pemerintah sejak awal keberangkatan dan akan menjadi bahan perbaikan ke depan, termasuk soal seleksi jamaah risiko tinggi.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pemerintah Setuju RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Prioritas DPR 2025

Adapun mengenai mekanisme penyembelihan dam (hadyu), Hilman menyatakan Indonesia telah menjalin komunikasi intensif dan menyiapkan kontrak dengan platform resmi Saudi, Adahi, meskipun implementasinya masih menyesuaikan kesiapan jamaah.

Nota ini adalah bagian dari diplomasi kerja sama. Kemenag bersyukur Saudi menyampaikannya secara formal.

“Ini menunjukkan hubungan yang sehat, terbuka, dan saling membangun,” tegasnya. (Ant)

Pos terkait