Dua Momen Keagamaan Dirayakan Hampir Bersamaan di Kota Semarang

Wali Kota Semarang saat mendampingi Menteri Pariwisata meninjau Sam Poo Kong. (matasemarang.com/Lia Dina)
Wali Kota Semarang saat mendampingi Menteri Pariwisata meninjau Sam Poo Kong. (matasemarang.com/Lia Dina)

Kota Semarang memang memiliki tradisi besar yang selalu dinantikan warganya. Dalam perayaan Imlek, kawasan Sam Poo Kong menjadi pusat kegiatan budaya melalui agenda Imlek Vaganza yang dijadwalkan berlangsung pada 14 sampai 17 Februari 2026.

Sementara itu, menjelang Ramadan, Kota Semarang juga memiliki tradisi khas Dugderan, berupa karnaval budaya yang ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wali Kota dan pembacaan suhuf halaqoh, sebagai simbol pengumuman datangnya bulan suci. Karnaval Dugderan tahun ini akan digelar pada Senin, 16 Februari 2026.

BACA JUGA  Pengunjung Asal Bandung Kagumi Konsep Festival Kota Lama Meriah

Agustina menyebut, rangkaian tradisi yang hadir berurutan ini akan menjadi momen kebahagiaan bersama bagi siapa pun yang berada di Kota Semarang.

Bacaan Lainnya

“Habis Imlek Vaganza di Sam Poo Kong, terus ada Dugderan karnaval. Wah seru tuh, siapapun yang hadir di Kota Semarang pada momen itu pasti akan merasakan kebahagiaan yang lebih dari pada sebelum-sebelumnya,” tuturnya.

BACA JUGA  Tak Hanya Kambing, Domba pun Banyak Diburu untuk Kurban

Melalui momen berdekatan antara Imlek dan Ramadan ini, Pemerintah Kota Semarang berharap semangat harmoni, toleransi, dan persaudaraan antar warga semakin kuat, menjadikan Kota Semarang sebagai kota yang damai, inklusif, dan penuh kebersamaan.

Pos terkait