MATASEMARANG.COM – I.League membuka jalan baru bagi generasi muda Indonesia untuk terjun ke dunia sepak bola, bukan sebagai pemain, melainkan sebagai tenaga operasional profesional.
Melalui peluncuran Football Operations Programme (FOP) 1.0, kompetisi nasional ini menegaskan komitmennya membangun fondasi operasional yang kokoh demi masa depan sepak bola Tanah Air.
Program ini dirancang khusus untuk anak muda berusia maksimal 25 tahun, dengan kuota hanya 25 peserta terpilih.
Mereka akan mendapatkan pelatihan intensif dari para ahli di bidang operasional pertandingan, mulai dari match commissioner, general coordinator, security officer, media officer, hingga VAR technology officer.
“Football Operations Programme bukan sekadar pelatihan singkat. Ini adalah komitmen jangka panjang I.League untuk membangun kualitas operasional sepak bola yang profesional di Indonesia,” terang Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra dikutip dari laman resmi i.League, Sabtu 7 Maret 2026.
FOP 1.0 akan berlangsung sepenuhnya secara daring pada 2–25 April 2026, setiap Kamis dan Sabtu.
Lulusan program ini akan masuk ke dalam Football Operations Roster eksklusif, yang membuka peluang nyata untuk terlibat langsung dalam Matchday Programme serta kesempatan magang di Competition Department I.League.
Pendaftaran dibuka mulai 2–10 Maret 2026 melalui tautan resmi: https://bit.ly/RegistrasiFOP.
Dengan inisiatif ini, I.League tidak hanya fokus pada kualitas pemain dan kompetisi, tetapi juga memastikan ekosistem operasional sepak bola Indonesia tumbuh profesional dan berkelanjutan.


















