Lebih lanjut, Menaker menyebutkan sepanjang tahun 2025 program ini telah diikuti sekitar 100 ribu peserta dalam beberapa gelombang. Untuk batch pertama tahun 2026, dijadwalkan akan selesai pada pertengahan April.
Terkait pembukaan batch berikutnya, Yassierli mengatakan saat ini masih dalam tahap persiapan. Kuota peserta direncanakan minimal sama dengan tahun sebelumnya, dengan peluang penambahan jika memungkinkan.
Ia melihat antusiasme terhadap program ini sangat tinggi, baik dari kalangan industri, perguruan tinggi, maupun para peserta. Yassierli menegaskan program magang menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri.
“Ini program baru, tapi apresiasinya luar biasa. Kita optimistis ke depan bisa terus berkembang,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah Ahmad Aziz juga memberikan motivasi kepada para peserta magang. Aziz menilai para peserta memiliki semangat dan harapan besar untuk masa depan Indonesia.
“Harapannya Indonesia ke depan semakin baik. Masa depan ada di tangan generasi muda dengan kreativitas yang mereka miliki,” kata Aziz.




















