MATASEMARANG.COM – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi menyiapkan empat ruas tol fungsional yang bisa dilintasi masyarakat secara gratis.
Langkah strategis ini diambil untuk memecah titik-titik kemacetan parah yang kerap terjadi di jalur utama mudik.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa seluruh ruas tol fungsional yang dibuka pada arus mudik Lebaran 2026 tidak dikenakan tarif dan difokuskan sebagai jalur alternatif guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat.
“Pengoperasian keempat ruas tol fungsional ini merupakan langkah strategis Jasa Marga dalam mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan tol nasional selama periode mudik Lebaran, sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada ruas-ruas eksisting yang selama ini menjadi titik kepadatan agar arus lalu lintas tetap lancar dan terjaga,” ujar Rivan
Berikut adalah detail 4 ruas tol fungsional yang siap temani perjalanan mudik Anda:
1. Tol Solo–Yogyakarta: Klaten ke Jogja Hemat 25 Menit!
Ruas yang dikelola PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) ini mengalami perpanjangan signifikan. Jika sebelumnya hanya sampai Prambanan, kini fungsional berlanjut hingga Purwomartani sepanjang 12,23 KM.
- Keunggulan: Memangkas waktu tempuh Klaten–Yogyakarta dari 45 menit menjadi hanya 20 menit.
- Tips Reviewer (Ridwan Hanif): Kondisi jalan sudah jauh lebih baik dibanding 2024, namun tetap waspada karena musim hujan. Batas kecepatan maksimal adalah 40 KM/jam.
2. Tol Japek II Selatan: Solusi Macet KM 66
Untuk warga Jabodetabek yang akan menuju Bandung atau sebaliknya, segmen Sadang–Setu sepanjang 52 KM akan dibuka.
- Keunggulan: Kendaraan dari arah Bandung bisa langsung keluar di Sadang tanpa harus terjebak kepadatan di titik pertemuan Tol Cipularang dan Jakarta-Cikampek (KM 66).
- Pesan Safety (Rifat Sungkar): “Ini solusi yang luar biasa bermanfaat, tapi tetap harus mengutamakan safety driving dan jangan terburu-buru.”
3. Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Probowangi)
Melalui PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), jalur fungsional diperpanjang hingga Situbondo Barat dengan total panjang 49,68 KM.





















