Jembatan Swadaya Warga Rowosari Ambruk Sebelum Dipakai

Jembatan swadaya warga Rowosari ambruk karena diterjang banjir (foto: Polrestabes Semarang)
Jembatan swadaya warga Rowosari ambruk karena diterjang banjir (foto: Polrestabes Semarang)

MATASEMARANG.COM – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi meninjau langsung kondisi jembatan yang roboh akibat banjir di Dukuh Krajan RT 04 RW 02, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang pada Selasa 2 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.

Jembatan yang memiliki lebar dua meter dan panjang tiga puluh meter tersebut diketahui dibangun dengan swadaya masyarakat selama kurang lebih tiga bulan.

Namun sebelum sempat digunakan, jembatan itu roboh pada Rabu, 5 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  8 Napi Lapas Semarang Dapat Remisi Khusus Waisak

Hujan deras yang mengguyur kawasan Tembalang menyebabkan debit air meningkat hingga badan jembatan terendam.

Material sampah yang tersangkut di struktur menambah tekanan beban sehingga konstruksi tidak mampu menahan arus deras dan akhirnya ambruk.

Kapolrestabes Semarang menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam pemulihan pascabencana, termasuk langkah mitigasi agar peristiwa serupa tidak terulang.

Ia memastikan jajaran kepolisian akan terus hadir mendampingi warga serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan dampak kerusakan.

BACA JUGA  PBNU: Kekuatan Besar Jangan Ikut Campur Perang Iran-Israel

“Atas peristiwa robohnya jembatan di wilayah Kelurahan Rowosari, Polrestabes Semarang menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Polri hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat serta melakukan langkah-langkah koordinatif dengan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana,” tegasnya.

Peristiwa robohnya jembatan Rowosari menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di Semarang.

Selain memastikan keamanan warga, kehadiran Polri bersama pemerintah daerah di lokasi diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana.

Pos terkait