Terlebih belum lama ini bencana melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah. Ia mencontohkan bencana tanah longsor di Cilacap dan Banjarnegara yang memakan korban jiwa.
“Masih hangat dalam ingatan kita, saudara-saudara kita baru saja dilanda musibah bencana tanah longsor di Banjarnegara dan Cilacap. Pada kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak-pihak terkait dalam penanganan bencana pada dua lokasi tersebut. Harapan kita bersama, bencana tidak terulang di tempat lain,” kata Sumanto.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, Jawa Tengah merupakan sentral terkait dengan arus mudik barang dan orang. Sehingga, harus dilakukan persiapan pengamanan di objek-objek vital, termasuk tempat ibadah, pasar, wisata, dan lalu lintas.
“Yang tak kalah pentingnya, kita bahas juga bahan pokok. Jadi bahan pokok penting ini kita gunakan terkait dengan stok bahan, baik Bulog maupun harga dari BPS, sehingga Provinsi Jawa Tengah saatnya nanti, pada saat peringatan Natal kebutuhan masyarakat pokok terpenuhi, keamanannya terjamin, serta sukses dalam rangka menjalankan ibadah bagi mereka yang merayakan,” lanjutnya.
Terkait lalu lintas, Gubernur mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Salah satunya, untuk memastikan kondisi jalan baik dan penerangan jalan yang nantinya dilintasi pemudik saat liburan.
“Yang kurang terang kita terangi, yang masih bolong kita tambal. Prinsipnya, besok sudah mulus dan terang,” tegasnya.




















