Diplomat Prancis itu juga menyerukan agar semua tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian dihentikan dan semua pihak harus mematuhi kewajiban mereka setiap saat untuk memastikan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian.
Pada Senin (30/3), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan seorang anggota pasukan perdamaian UNIFIL asal Indonesia gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen UNIFIL Indonesia yang berada dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3).
Praka Farizal Rhomadhon dipastikan gugur dalam peristiwa tersebut, sementara tiga personel lain, atas nama Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan, terluka.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah memastikan ketiga personel yang terluka itu telah dievakuasi ke fasilitas medis, termasuk Praka Rico yang mengalami luka berat diungsikan ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk perawatan intensif.
Menurut situs Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UN Peacekeeping), per Januari 2026 terdapat sebanyak 756 anggota yang berasal dari Indonesia yang berpartisipasi dalam UNIFIL Lebanon. [Ant]




















