“Semarang Zoo penekanan wisatanya ya wisata edukasi, dari program interaksi satwa di sini, pengunjung bisa belajar sehingga tahu dengan benar bagaimana cara merawat satwa yang mereka miliki di rumah,” jelasnya.
Sementara, Koordinator Marketing Semarang Zoo drh. Nico Setiawan menyebut jumlah pengunjung pada momen libur Nataru 2025/2026 mengalami peningkatan sekitar 3 persen dari pengunjung saat libur Nataru 2024/2025.
“Ada peningkatan sekitar 2 atau 3 persen. Jadi kecuali hari Jumat kemarin, rata-rata setiap hari bisa sampai 1.000 pengunjung, kalau natal tahun kemarin naik turun dari 800an sampai 1.000an pengunjung setiap hari,” sebutnya.


















