MATASEMARANG.COM – Keberanian anggota DPRD Jember David Handoko Seto layak diacungi jempol. Mendapat informasi praktik tidak beres di SPBU, ia bertindak bak detektif.
Bahkan, ketika sosok buruannya melarikan diri dengan truk yang dibawa pelaku, David bernyali mengejar truk itu hingga mobil yang disetirinya terpelanting.
Ceritanya bermula ketika David mengungkap dugaan penyimpangan bahan bakar minyak subsidi jenis solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Tegalbesar, Kelurahan Tegalbesar, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu dini hari.
“Awalnya saya mendapat informasi dari warga bahwa ada pengisian BBM bersubsidi dalam jumlah besar di SPBU Tegalbesar, padahal di sana tidak buka selama 24 jam,” kata David di Jember.
Saat datang di lokasi SPBU, ada sebuah truk yang mengisi BBM secara tidak wajar, yakni tidak ke tangki kendaraan, melainkan di sebuah tandon atau kempu berisi solar sekitar 1.000 liter.
“Saya kemudian naik ke truk tersebut dan melihat ada empat kempu dan satu kempu sudah penuh berisi solar, sedangkan sisanya masih dalam tahap pengisian,” tuturnya.
Kemudian, ia menghubungi Ketua Hiswana Migas Muhammad Iqbal dan Polsek Sumbersari agar ada pengamanan terhadap barang bukti dugaan penyimpangan BBM subsidi di SPBU tersebut.
Tidak lama kemudian, anggota kepolisian datang ke lokasi dan Ketua Hiswana Migas juga datang untuk mengecek dugaan penyimpangan pembelian solar bersubsidi tersebut.
“Di ponsel petugas SPBU itu saya melihat puluhan rekomendasi pembelian BBM subsidi yang diduga digunakan untuk transaksi tersebut,” ujarnya.

















