Tim gabungan juga sudah berupaya menyalurkan suplai berupa minuman, vitamin, bahkan infus kepada korban yang berhasil dijangkau. Berdasarkan data sementara tim di lapangan ada sebanyak 15 orang santri yang terdeteksi ada di bawah runtuhan.
“Basarnas bekerja profesional dengan standar internasional. Setiap perkembangan akan kami laporkan secara berkala melalui SAR Mission Coordinator di lapangan,” kata Syafii.



















