Pemilihan Ketua Umum PBNU Beralih ke AHWA

Lima nama dengan dukungan terbanyak tersebut selanjutnya disampaikan kepada Rais Aam terpilih untuk mendapatkan persetujuan. Calon yang memperoleh persetujuan kemudian dibahas oleh AHWA untuk menentukan Ketua Umum PBNU.

“Harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Rois Aam. Jadi, Rois Aam itu harus ditentukan terlebih dulu. Mudah-mudahan Minggu akan di muktamar semuanya sudah bisa kita selesaikan,” kata dia.

Terkait dengan ketentuan teknis mengenai mekanisme tersebut, Prof Nuh mengatakan masih akan ditetapkan dalam persidangan Muktamar ke-35 NU pada Minggu pagi.

Bacaan Lainnya

Panitia berharap seluruh rangkaian Muktamar Ke-35 NU, ada 27-31 Agustus 2026, termasuk untuk pemilihan hingga penetapan kepengurusan dapat diselesaikan pada hari yang sama. [Ant]

Pos terkait