Pemkot Minta Orang Tua Tekankan Pengawasan Pada Anak Selam Libur Nataru

Sosialisasi dilakukan melalui sekolah masing-masing untuk diteruskan kepada orang tua atau wali murid. 

“Kami memastikan informasi ini sampai ke sekolah dan orang tua. Jadi tidak ada kebingungan di lapangan terkait jadwal libur maupun ketentuan selama masa liburan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Agustina menekankan pentingnya pengisian waktu libur dengan aktivitas yang edukatif dan menyenangkan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Semarang City Govt Prevents Fictitious RT

Ia menyebut, Dinas Pendidikan telah memberikan panduan agar sekolah dan orang tua mengarahkan anak pada kegiatan yang mendorong literasi, kreativitas, dan kesehatan fisik.

“Kami mendorong aktivitas seperti membaca buku bersama, kegiatan literasi dan numerasi yang ringan, seni, permainan yang melatih logika dan kerja sama, olahraga, serta kegiatan budaya sesuai minat anak. Semua itu tanpa menambah beban akademik,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan agar orang dna pihak sekolah juga terus meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko keselamatan anak. Apalagi, libur sekolah ini bertepatan dengan musim hujan.

BACA JUGA  Dana Operasional RT Rp25 Juta Cair Mulai 8 Agustus 2025

Ia menekankan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini. “Kami mengimbau orang tua dan sekolah memberikan edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana. Anak perlu tahu jalur evakuasi, nomor layanan darurat, dan memahami risiko saat beraktivitas di luar rumah, terutama di musim hujan,” kata dia.

Selain faktor cuaca, Agustina juga menyoroti potensi keramaian dan mobilitas tinggi selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Ia meminta orang tua meningkatkan pengawasan anak, terutama di ruang publik. 

“Keramaian saat Nataru perlu diantisipasi. Orang tua harus memastikan anak tidak terpisah dari keluarga, memahami keselamatan berlalu lintas, dan menggunakan gawai serta internet secara bijak,” tegasnya.

Pos terkait