Personel Militer AS: Kami Tidak Ingin Mati untuk Israel

MATASEMARANG.COM – Sejumlah personel militer AS kecewa dengan kampanye serangan militer terhadap Iran. Mereka mengatakan “tidak ingin mati untuk Israel.”

Laporan situs web HuffPost dengan mengutip sejumlah sumber, menyebut mewawancarai personel militer, pasukan cadangan AS, dan organisasi hak asasi manusia yang membela personel militer. Laporan itu mengeklaim bahwa beberapa personel yang terlibat dalam konflik ini mengeluh tentang kerentanan, stres berat, tekanan psikologis, dan rasa frustrasi, hingga mereka bahkan mempertimbangkan untuk meninggalkan karier kemiliteran.

BACA JUGA  BMKG: Suhu Dingin Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2025

“Saya mendengar dari mulut para anggota militer kata-kata, ‘Kami tidak ingin mati untuk Israel — kami tidak ingin menjadi pion-pion politik,’” kata seorang pasukan cadangan dan mentor prajurit muda seperti dikutip dalam laporan tersebut.

Bacaan Lainnya

Dalam laporan itu disebutkan pula bahwa anggota pasukan cadangan lain, yang tetap berhubungan dengan militer yang terlibat dalam konflik tersebut, juga berbicara kepada Huffpost tentang tren serupa.

BACA JUGA  Tayangan Trans7 “Xpose Uncensored” Dinilai Lecehkan Kiai dan Santri

Publikasi tersebut menekankan bahwa ketidakpuasan di dalam militer AS terkait dengan operasi Washington di Timur Tengah, serta masalah moral di antara para anggota militer, dapat membuat kampanye tersebut semakin mungkin untuk tidak berhasil.

Publikasi tersebut mencatat bahwa sejumlah pasukan cadangan menyebutkan kurangnya narasi yang jelas dan konsisten, yang dapat memberikan pembenaran akan agresi yang telah dilakukan oleh AS bersama-sama dengan Israel dalam melawan Iran, sebagai faktor utama yang menurunkan moral.

Pos terkait