Pertamina Tutup SPBU Jalan Sriwijaya Pascakebakaran Sepeda Motor

“Dilakukan juga perbaikan sarana dan prasarana guna memastikan standar operasional berjalan optimal. Langkah ini kami ambil sebagai bentuk komitmen peningkatan pelayanan dan keselamatan,” katanya.

Taufik juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan aman, terutama pada aspek kelistrikan dan sistem pembakaran, guna mencegah potensi risiko di SPBU.

“Langkah ini (penutupan, red.) diambil sebagai wujud komitmen Pertamina dalam mendengarkan masukan pelanggan dengan mengedepankan aspek keselamatan, klarifikasi fakta, serta semangat perbaikan operasional di SPBU,” katanya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  5 Mal di Semarang yang Punya Konsep Unik, Ada yang Minim AC

Ia menegaskan bahwa penggunaan APAR di SPBU tidak dipungut biaya dan merupakan bagian dari fasilitas keselamatan yang disediakan untuk kondisi darurat.

Setiap petugas SPBU juga telah dibekali pelatihan penanganan awal kebakaran sebagai bagian dari standar operasional keselamatan.

Konsumen selaku pemilik motor, Chiko Relisviano Ramadhan menyampaikan bahwa dirinya telah mendapatkan penjelasan yang transparan dari pihak SPBU.

“Saya sudah mendapatkan penjelasan dari pihak SPBU dan Pertamina. Permasalahan ini sudah diselesaikan secara baik, masukan saya didengarkan dengan baik dan saya menerima hasilnya. Terima kasih atas perhatian dan tanggung jawab yang diberikan,” katanya.

BACA JUGA  Pembangunan High Rise Building di Kota Semarang, Ini Penjelasan Distaru

Sementara itu, Giyono, selaku operator SPBU yang bertugas pada saat kejadian, juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

“Saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi dan akan menjadikannya sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan serta pelayanan saya ke depannya,” katanya.

Pos terkait