Program TMMD Mangunsari Fokus Pencegahan Stunting hingga Sarana Air Bersih

penandatanganan berita acara pelaksanaan program TMMD Sengkuyung tahap I 2026. (matasemarang.com/Lia Dina)
penandatanganan berita acara pelaksanaan program TMMD Sengkuyung tahap I 2026. (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2026 kali ini menyasar Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunungpati Kota Semarang yang fokus pada kebutuhan mendasar warga yakni infrastruktur lingkungan dan kualitas hidup keluarga.

Program TMMD memang selalu ditunggu masyarakat, sebab pembangunan infrastruktur kampung dinilai sangat dibutuhkan bagi warga setempat. Kali ini, pembangunan berupa saluran air, tower air bersih hingga dapur warga yang lebih sehat menjadi fokus pada TMMD ini.

BACA JUGA  Basarnas Semarang Kirim 40 Personel SAR Jateng ke Lokasi Bencana Sumatra

Berdasarkan informasi kegiatan, sejumlah pekerjaan fisik akan dilakukan, mulai dari pembangunan dua titik saluran air sepanjang total hampir 300 meter, pemasangan satu paket tower air oleh PDAM, hingga rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni melalui dukungan Baznas .

Bacaan Lainnya

Tak berhenti pada pembangunan fisik, TMMD kali ini juga menyentuh isu sosial yang krusial. Ada pemeriksaan kesehatan, donor darah, penyuluhan kesehatan reproduksi, kelas ibu hamil, hingga pemberian stimulan makanan bergizi untuk baduta rawan stunting dan calon pengantin.

BACA JUGA  Sopir Mengantuk, Xpander Tabrak Bus Trans Semarang di Simpang Abdulrahman Saleh

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Semarang Budi Prakosa, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan infrastruktur.

“TMMD ini bukan hanya membangun saluran atau rumah, tetapi juga membangun harapan. Di Mangunsari, kita ingin memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, dari air bersih, hunian layak, sampai kualitas kesehatan keluarga,” kata Budi.

Ia mengatakan, semangat gotong royong yang menjadi roh TMMD menjadi kunci percepatan pembangunan di wilayah yang membutuhkan intervensi langsung pemerintah dan TNI.

Pos terkait