Real Madrid Tuntut Presiden La Liga Mundur, Tindakannya Menjijikkan

Javier Tebas
Presiden LALIGA atau Liga Spanyol Javier Tebas dalam wawancara eksklusif yang dihadiri ANTARA di Singapura, Senin (23/6/2025). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
  • Real Madrid menuduh Tebas menyamakan metode manajemen Real Madrid klub dengan strategi Menteri Propaganda Nazi Jerman Joseph Goebbels

MATASEMARANG.COM – Klub Real Madrid menuntut pengunduran diri segera Javier Tebas dari jabatan Presiden La Liga dan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). 

Tuntutan keras ini disampaikan setelah Tebas menyamakan metode manajemen Real Madrid klub dengan strategi menteri propaganda Nazi Jerman, Joseph Goebbels.

“Real Madrid menganggap tindakan tersebut sama sekali tidak bisa didiamkan dan sangat serius,” kata Real Madrid dalam lamannya pada Jumat.

Bacaan Lainnya

Madrid menegaskan klarifikasi Tebas tidak mengurangi sifat pernyataannya yang dinilai klub ini sangat ofensif, menjijikkan secara moral, dan tidak layak secara institusional. 

Real menilai pernyataan itu sengaja dilontarkan untuk mendiskreditkan institusi dan  manajemen Real Madrid, serta Real Madrid TV.

Perseteruan itu juga memuncak akibat polemik seputar skandal wasit “Kasus Negreira” yang melibatkan Barcelona. 

Real Madrid menyayangkan sikap pasif La Liga dan RFEF dalam menangani kasus tersebut, sehingga memaksa Real melaporkan langsung masalah itu kepada UEFA demi menjaga  integritas kompetisi.

Real Madrid juga mendesak perombakan total sistem perwasitan dan struktur tata kelola federasi sepak bola Spanyol, termasuk pembaruan jajaran pejabat yang bertanggung jawab selama periode kasus tersebut.

“Perilaku Javier Tebas menunjukkan kurangnya netralitas, rasa hormat, dan ketidakberpihakan yang tidak sejalan dengan tanggung jawab institusionalnya,” tulis Real.

Real Madrid menegaskan akan terus mempertahankan hak-haknya, menjaga prestise institusi, dan  mengawal penuntasan Kasus Negreira demi membenahi sepak bola Spanyol secara menyeluruh. [Ant]

Pos terkait