Rismon Minta Maaf kepada Jokowi, Gibran Bilang Pentingnya Merajut Persaudaraan

Keaslian Ijazah Jokowi

Salah satu temuannya yakni soal keaslian ijazah Jokowi. Menurut dia, beberapa yang menjadi objek kajian yakni embos dan watermarks dalam ijazah. Termasuk tidak adanya hologram dalam ijazah tersebut.

Ia mengatakan dari fitur-fitur tersebut, ia meyakini temuan baru bahwa tidak ada kejanggalan terhadap keaslian dari ijazah Jokowi.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  PBNU Siapkan Peta Jalan 25 Tahun Hadapi Perubahan Peradaban Global

“Saya juga merasa tersakiti terhadap temuan saya sendiri karena saya harus jujur menyatakan bahwa temuan saya itu bakal dicerca, dihina, dan dilabel sebagai pengkhianat, tapi penelitian adalah penelitian. Yang bisa menguji penelitian adalah hasil penelitiannya, baik orangnya atau orang lain. Ya sudah, saya sampaikan itu kepada penyidik sekitar seminggu yang lalu kepada penyidik dan kepada Direktur Kriminal Umum,” kata tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Jokowi tersebut.

BACA JUGA  Gibran Bagikan Sembako kepada Ojol di Stasiun Tawang Semarang

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan permintaan maafnya kepada Jokowi dan publik perihal temuan terbarunya mengenai ijazah Jokowi. Permintaan maaf itu sebagai bentuk tanggung jawab setelah meneliti ijazah Jokowi ada perubahan.

“Ya tentu, saya pun minta maaf kepada publik. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo, itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen, yang siap dicerca, dihina, dengan narasi-narasi sesuka mereka,” katanya. [Ant]

Pos terkait