MATASEMARANG.COM – Persaingan luar biasa sengit dari pemilu ke pemilu tidak membuat gentar para politikus melahirkan partai baru.
Pada Pemilu 2024 terdapat 18 partai nasional yang berlaga, namun hanya delapan parpol yang sukses mengantarkan wakilnya di DPR RI.
Artinya, lebih banyak parpol yang gagal mencapai ambang batas parlemen 4 persen suara agar bisa menempatkan para wakilnya di parlemen nasional dibandingkan yang lolos parliamentary threshold.
Kendati demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat para politikus untuk membidani lahirnya partai baru. Kali ini menetas partai baru bernama Gema Bangsa.
Menilik perjalanan politik Ketua Umumnya, Ahmad Rofiq, dia bukanlah sosok politikus baru. Jauh hari sebelumnya ia pernah membidani lahirnya Partai Matahari Bangsa dan terakhir Perindo. Di partai ini Rofiq menduduki posisi Sekjen.
Bersama Muhammad Sopiyan dan kawan-kawan, Rofik mendirikan Partai Gema Bangsa. pada Sabtu, Gema Bangsa secara resmi dideklarasikan sebagai partai politik baru yang siap memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Dalam deklarasi yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa Muhammad Sopiyan, Partai Gema Bangsa menyatakan hadir sebagai partai politik modern dan terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia, yang siap menjawab kegelisahan publik terhadap praktik politik transaksional, transaksionalistik, dan oligarkis.
“Partai Gema Bangsa siap memperjuangkan aspirasi dan harapan seluruh rakyat Indonesia dengan memberdayakan potensi daerah dan kearifan lokal melalui kebijakan desentralisasi politik,” kata Sopiyan di Jakarta, Sabtu.


















