Semarang 10K, Wali Kota Siap Sambut 3.500 Pelari

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat peluncuran The Ultimate 10K Series yang menempatkan Semarang sebagai kota penutup (foto: Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat peluncuran The Ultimate 10K Series yang menempatkan Semarang sebagai kota penutup (foto: Pemkot Semarang)

MATASEMARANG.COM – Ajang lari tahunan Semarang 10K tahun 2026 akan hadir dengan skala lebih besar.

Tahun ini, event tersebut menjadi bagian dari The Ultimate 10K Series, rangkaian lomba lari yang menghubungkan empat kota besar: Bandung, Surabaya, Tangerang, dan Semarang.

Peluncuran seri ini dilakukan di Jakarta, Selasa 10 Maret 2026, menandai kolaborasi lintas kota dalam pengembangan sport tourism.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Cuaca Semarang Selasa 18 November 2025: Hujan Ringan Guyur Sejak Pagi

Rangkaian lomba akan dimulai di Bandung pada 17 Mei 2026, berlanjut ke Surabaya dan Tangerang, lalu ditutup di Semarang pada 13 Desember 2026.

Secara keseluruhan, The Ultimate 10K Series menargetkan 13.600 pelari dari berbagai daerah dan negara.

Khusus Semarang 10K, panitia menargetkan sekitar 3.500 peserta yang akan berlari menyusuri rute ikonik Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, antusiasme komunitas lari di Semarang telah menjadi daya tarik wisata tersendiri.

BACA JUGA  Pasca Pemilu 2024, Bawaslu dan Pemkot Semarang Perkuat Sinergi

Event seperti Semarang 10K selalu menghadirkan pelari dari berbagai daerah yang sekaligus menikmati pengalaman wisata di Kota Semarang,” ujarnya.

Agustina menilai penempatan Semarang sebagai kota penutup memberi peluang besar untuk memperkuat promosi pariwisata.

“Kalau dibukanya di Bandung dan ditutup di Semarang, berarti para pelari dari berbagai kota akan menghabiskan penutup tahun mereka di Kota Semarang,” tambahnya.

Panitia dari Kompas Budi Suwardi menjelaskan bahwa penggabungan empat kota dalam satu seri bertujuan menghubungkan potensi ekonomi, budaya, dan pariwisata.

BACA JUGA  Eceng Gondok Jadi Salah Satu Penyebab Banjir Semarang

Kehadiran ribuan pelari di setiap kota diharapkan memberi dampak langsung pada sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga ekonomi kreatif lokal.

Pos terkait