Sebagai manajer, ia meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena tak mampu mewujudkan ekspektasi mereka untuk melihat tim ini kembali mendapatkan medali emas, seperti yang didapatkan di SEA Games 2023 Kamboja.
“Saya juga mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik berkaitan dengan tidak berhasilnya gelaran SEA Games, kita tidak bisa lolos ke semifinal dan tentu ini sangat menyulitkan serta mengecewakan kita semuanya. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya, dan saya akan berusaha di badan timnas untuk bisa lebih baik lagi memperbaiki situasi yang ada sekarang ini,” katanya dikutip Antara.
Ketika ditanya alasan terbesarnya melepas jabatannya sebagai manajer, apakah juga berkaitan dengan kegagalan timnas senior Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, ia mengatakan bahwa keputusannya ini yang pasti sudah ia ambil secara matang.
“Apa yang saya sampaikan, saya menyerahkan tugas dan tanggung jawab selama ini jadi manajer timnas baik senior maupun kelompok umur termasuk SEA Games, itu sudah melalui pertimbangan sangat matang dikarenakan saya mengakui bahwa tugas manajer itu sangat-sangat besar. Kenapa? Karena satu, memikul tanggung jawab dan harus memikirkan tentang prestasi,” katanya menjelaskan.
“Kalau memikirkan prestasi kan kita berpikirnya jauh sekali, dari hal kecil pun harus kita pikirkan, itu di luar teknis ya,” lanjut dia. ***




















