Taman Cempulutan, Wisata Desa yang Bikin Betah dengan Tiket Murah

Taman Cempulutan Purbalingga (foto: Pemprov Jateng)
Taman Cempulutan Purbalingga (foto: Pemprov Jateng)

MATASEMARANG.COM – Kabupaten Purbalingga kini memiliki destinasi wisata baru berbasis alam yang ramah keluarga dan kantong.

Taman Cempulutan, yang terletak di Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, resmi dibuka dan langsung menjadi magnet baru bagi wisatawan lokal.

Dikelola mandiri oleh BUMDes Krida Mukti, kawasan ini menghadirkan beragam fasilitas mulai dari kolam renang anak dengan air alami Sungai Singa, taman bermain, gazebo, musala, aula pertemuan, hingga area perkemahan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Sekda Jateng: Minimal Ada 1 Event Sport Tourism di Setiap Kabupaten/ Kota

“Dengan tiket masuk Rp5.000, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia,” ujar Direktur BUMDes Krida Mukti, Musodik.

Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan pengalaman berkemah di camping ground dengan fasilitas tenda yang disiapkan pengelola.

Tak hanya rekreasi, Taman Cempulutan juga menghadirkan Kopi Sigotak, kopi robusta khas Desa Kramat yang dikenal beraroma tajam dan bercita rasa kuat.

Kepala Desa Kramat, Jarwani, menegaskan bahwa pengembangan wisata ini merupakan komitmen pemerintah desa bersama masyarakat untuk menggali potensi lokal.

BACA JUGA  1.121 Warga Purbalingga Mengungsi Akibat Banjir Bandang

“Kami berharap Taman Cempulutan menjadi jembatan lahirnya wahana lain yang mendukung wisata konservasi di Desa Kramat,” katanya.

Keunggulan lain dari Taman Cempulutan adalah keterhubungannya dengan destinasi alam sekitar, seperti Bukit Siregol yang menawarkan panorama perbukitan, sungai kecil, dan curug alami.

Konsep wisata terintegrasi ini diharapkan membuat wisatawan betah berlama-lama di kawasan Desa Kramat.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Purbalingga Sumarsono mengapresiasi hadirnya destinasi baru ini.

Pos terkait