Tenang Pak Sopir, Truk ODOL Bukan Prioritas Penindakan Operasi Zebra

MATASEMARANG.COM – Polri mulai Senin, 17 November 2025 hingga 14 hari ke depan menggelar Operasi Zebra untuk menegakkan disiplin berlalu lintas.

Akan tetapi, truk-truk yang berdimensi lebih dan kelebihan muatan bukan jadi prioritas penindakan. Pada operasi kali ini, petugas akan lebih intens sosialisasi larangan ODOL. Jadi, tenang saja Pak Sopir truk.

Setidaknya untuk saat ini, karena zero ODOL mulai diberlakukan pada 1 Januari 2027.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pengamat Transportasi: Truk ODOL Cerminan Kacau Balau Tata Kelola, Sopir Jadi Tumbal

Kasat Lantas Polres Situbondo, Jawa Timur, AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan truk muatan melebihi batas dimensi atau berat yang ditentukan (ODOL/over-dimension and overloading) tidak menjadi prioritas dalam Operasi Zebra Semeru 2025.

“Untuk truk ODOL tidak masuk prioritas dalam Operasi Zebra Semeru kali ini, tapi tahapan sosialisasi,” kata AKP Nanang di Situbondo, Jawa Timur, pada Senin.

Target Penindakan Pelanggaran

Menurut dia, target operasi penegakan disiplin berlalu lintas yang akan berlangsung selama 14 hari mulai 17-30 November 2025 ini salah satunya pengendara tidak menggunakan helm standar (SNI).

BACA JUGA  Modus Penipu Jual-Beli Vespa hingga Raup Rp2 Miliar

“Pengemudi kendaraan tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bahwa umur, pengendara melawan arus lalu lintas, berkendara di bawah pengaruh alkohol, berboncengan lebih dari satu orang, dan melebihi batas kecepatan,” kata Kasat Lantas AKP Nanang.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan dalam amanatnya menyampaikan operasi zebra merupakan langkah preventif sekaligus represif untuk menekan tingginya angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas yang masih mendominasi di Jawa Timur.

Pos terkait