Terungkap Penyebab Harga Cabai Tinggi Padahal Pasokan Cukup

harga cabai (matasemarang.com/ Ade Lukmono)
harga cabai (matasemarang.com/ Ade Lukmono)

MATASEMARANG.COM – Harga cabai di Jawa Tengah sempat melambung hingga hampir Rp100 ribu per kilogram, sebelum akhirnya turun ke kisaran Rp75 ribu.

Menurut Ketua Asosiasi Petani Tangguh Ngopeni Kesejahteraan dan Inflasi (Petarung Sejati) Sunan menjelaskan tingginya harga cabai kali ini bukan disebabkan oleh pasokan yang menipis.

Dia memaparkan, para petani dan TPID Jateng memahami bahwa kondisi naiknya harga cabai di musim hujan sudah menjadi isu tahunan dan telah berupaya memutus siklus tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Indeks Saham Senin Pagi Langsung Anjlok

Hal tersebut diantisipasi oleh TPID Jateng dengan cara memberikan subsidi kepada petani pada bulan Juni hingga Agustus agar pasokan cabai tersedia di akhir tahun.

Sunan menjelaskan, faktor utama yang memicu lonjakan harga kali ini adalah serangan penyakit tanaman serta bencana alam yang melanda sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut membuat permintaan cabai meningkat ke daerah lain seperti Jawa Timur dalam dua pekan terakhir.

“Banyak terjadi banjir dan angin kencang yang merobohkan tanaman, termasuk cabai. Kejadian bencana seperti ini jarang terjadi, tapi berdampak pada distribusi dan harga,” ungkap Sunan, Rabu 10 Desember 2025.

BACA JUGA  Polisi Ikut Gropyokan, Bantu Petani Grobogan Kendalikan Populasi Tikus

Ia menambahkan, stabilitas harga bisa tercapai bila setiap daerah mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.

Selain itu, edukasi bagi petani pemula juga sangat penting. Pasalnya, masih banyak petani pemula yang enggan merawat tanaman cabai yang terkena penyakit ketika harganya sedang rendah.

Dengan demikian, tanaman akan mati sehingga ketika permintaan tinggi petani tidak bisa menyediakan pasokan.

Pos terkait