MATASEMARANG.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang baru saja menutup satu tempat pembuangan sampah (TPS) di Karangsaru Kecamatan Tengah.
Penutupan ini dilakukan sebab lokasi TPS berdekatan dengan sekolah dan rumah ibadah, sehingga bau tidak sedap sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan anak sekolah.
Kepala DLH Kota Semarang Arwita Mawarti mengakui penutupan TPS Karangsaru dilakukan juga karena TPS sudah mengalami penumpukan sampah.
Pasalnya, selama ini warga dari luar Kecamatan Semarang Tengah rupanya juga ikut membuang sampah ke TPS tersebut.
“Kami sudah cek, kalau tengah malam itu banyak kendaraan roda empat dari luar Kecamatan Semarang Tengah yang membuang sampah ke situ (TPS Karangsaru). Setelah kami rapatkan dengan Pj sekda dan camat maka diambil keputusan untuk menutup TPS itu,” jelas Arwita, Kamis 29 Januari 2026.
Setelah TPS Karangsaru resmi ditutup, Arwita mengatakan jika pihaknya mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi TPS untuk bisa membuang sampah di TPS lain yang masih berada di Kecamatan Semarang Tengah.
“Nanti dari wilayah melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan gerakan pilah sampah dari rumah dan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga,” tuturnya.
Arwita mengatakan di Kecamatan Semarang Tengah sendiri sudah ada 11 TPS berdiri. Jumlah tersebut dinilai Arwita sudah cukup untuk menampung sampah di satu kecamatan.
“Kami sudah lakukan kajian dari seluruh kebutuhan untuk Semarang Tengah itu 11 TPS dan 39 kontainer itu sudah sesuai dengan kebutuhannya dan itu cukup untuk pelayanan seluruh kecamatan tengah,” tegasnya.





















