Setibanya di Goa Kreo, prosesi dimulai dengan doa yang dipimpin tokoh adat sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan.
Anak-anak komunitas setempat ikut serta dalam perayaan ini dengan mengenakan kostum monyet dan menari, menggambarkan bantuan monyet kepada Sunan Kalijaga.
Setelah prosesi, gunungan berisi hidangan tradisional, termasuk “Sego Kethek” atau nasi monyet, dibagikan kepada monyet-monyet sebagai tanda terima kasih.
Gunungan yang mencapai tinggi sekitar 2,5 meter menjadi pemandangan yang mengesankan.
Selama pembagian, semua yang hadir, termasuk para monyet, berpartisipasi dalam perayaan ini, menciptakan suasana persatuan dan memperkuat makna Sesaji Rewanda.


















