MATASEMARANG.COM – Seorang tunawisma warga negara Indonesia (WNI) meninggal setelah melompat ke danau di Selangor, Malaysia. Saat itu seorang staf Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur sempat terjun mencoba menyelamatkannya.
KBRI Kuala Lumpur pada Rabu memaparkan kronologi insiden di kawasan Lake Valley Bandar Tun Hussein Onn di Selangor serta upaya penyelamatan yang dilakukan staf kedutaan.
Pada 9 Maret 2026, KBRI KL menerima laporan warga setempat tentang seorang tunawisma yang diduga WNI dan telah beberapa hari berada di fasilitas umum area tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada tanggal 9 Maret pukul 15.30, Staf KBRI KL bergerak menuju lokasi untuk berbicara dan menawarkan kesediaan untuk tinggal di Tempat Singgah Sementara (TSS) KBRI KL.
“Setibanya di lokasi, staf KBRI KL tidak langsung menemukan yang bersangkutan karena yang bersangkutan telah meninggalkan lokasi dan diketahui bergerak menuju arah danau,” tulis keterangan KBRI KL.
Selanjutnya WNI tersebut kedapatan melompat ke dalam Danau Lake Valley Bandar Tun Hussein ONN.
Melihat kejadian tersebut, staf KBRI KL berupaya melakukan tindakan penyelamatan secara heroik dengan ikut melompat ke dalam danau untuk menyelamatkan WNI tersebut.
Namun karena kondisi medan yang sulit serta keterbatasan dalam menjangkau korban, proses penyelamatan tidak berhasil dan keberadaan WNI tersebut tidak terdeteksi. Kejadian tersebut disaksikan juga oleh warga setempat.
Selanjutnya KBRI KL berkoordinasi dengan kantor kepolisian setempat, yang kemudian tiba di lokasi bersama petugas Bomba (pemadam kebakaran), dan segera melakukan upaya pencarian awal.

















