MATASEMARANG.COM – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengirimkan relawan mahasiswa dalam aksi penanaman 5.000 pohon di lereng Gunung Slamet.
Kegiatan ini digelar oleh Komunitas Patanjala Kabupaten Purbalingga di Dusun Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Sabtu 4 April 2026.
Penanaman pohon dilakukan di kawasan hulu daerah aliran sungai yang sebelumnya terdampak banjir bandang.
Aksi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kehutanan Wilayah VI Jateng, Perum Perhutani, komunitas pecinta alam, hingga masyarakat Desa Serang.
Koordinator Komunitas Patanjala, Dr. Indaru Setyo Nurprojo, yang juga dosen Unsoed, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperbaiki kawasan Gunung Malang, tetapi juga membangun komunikasi dengan warga lokal agar ikut merawat pohon yang ditanam.
“Kami hanya inisiator, tapi panitia lokal yang kami dorong untuk ikut memidangi dan merawat proses ini,” ujarnya.
Unsoed memberangkatkan 15 mahasiswa relawan dari berbagai fakultas. Ketua Tim Kesiagaan Bencana Unsoed, Dr. Dyah Susanti, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa.
“Relawan Tangguh Soedirman adalah representasi hadirnya sivitas akademika Unsoed dalam penanggulangan bencana dan perbaikan kualitas lingkungan hidup,” katanya.
Wakil Ketua Tim, Dr. Tyas Retno Wulan, menambahkan bahwa keterlibatan generasi muda dalam aksi lingkungan sangat penting.
“Sekarang jarang sekali anak muda mau ikut kegiatan pengabdian. Padahal penanaman pohon seperti ini penting sekali untuk kehidupan ke depan,” tegasnya.




















