Hasil survei tersebut nantinya akan dibawa Wali Kota kepada Gubernur untuk diputuskan besaran UMK akhir.
Menanggapi kekhawatiran kenaikan upah dapat mendorong perusahaan beralih ke tenaga robot (automation), anggota DPRD dari Fraksi PDI-P ini mengakui jika hal tersebut akan menjadi tantangan di era modern. Namun demikian, pihaknya menilai tidak semua sektor usaha bisa digantikan oleh automasi.
“Tenaga manusia tetap menjadi peran penting dalam produksi. Tidak semuanya bisa digantikan robot. Hanya beberapa sektor saja,” terangnya.
Ia menambahkan, peningkatan upah harus diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia agar buruh mampu mengikuti kebutuhan industri.
“Sehingga ketika kesejahteraan buruh naik, kapasitas personal juga harus seimbang. SDM harus naik juga sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai,” pungkasnya.


















