Waspadai, Infeksi Berulang DBD Bisa Lebih Berbahaya

nyamuk Aedes Aegypti
Ilustrasi - Petugas Dinas Kesehatan menunjukkan nyamuk Aedes Aegypti. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww/aa.

Direktur Medis RS Borromeus, dr. Marvin Marino, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat layanan promotif dan preventif.

“Kami berkomitmen mendampingi masyarakat bukan hanya saat sakit, tetapi juga melindungi sebelum sakit, terutama menghadapi ancaman penyakit menular seperti DBD,” katanya.

Pencegahan DBD dapat dilakukan melalui Gerakan 3M Plus secara konsisten, menjaga kebersihan lingkungan, serta mempertimbangkan vaksinasi dengue sebagai perlindungan tambahan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Pasukan Elite TNI Duduk Bersama Para Demonstran

Selain menyoroti DBD, RS Borromeus juga mengingatkan bahwa beban penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular lainnya terus meningkat di Bandung dan Jawa Barat. Melalui talk show yang menargetkan lebih dari 800 warga Bandung ini, RS Borromeus mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan keluarga dengan menjalankan pola hidup sehat serta langkah pencegahan sejak dini. (ant)

Pos terkait