Mengapa Ribuan Peziarah Masih Padati Makam Sunan Kudus?

MATASEMARANG.COM – Libur panjang sekolah memang sudah berakhir. Walakin, ribuan peziarah dari berbagai daerah di Tanah Air masih memadati makam Sunan Kudus, Jawa Tengah.

Jumlah peziarah setiap harinya bisa mencapai 2.000-an orang, sedangkan saat libur sekolah jumlahnya bisa lebih banyak lagi karena yang datang tidak hanya dari kalangan kelompok pengajian, melainkan banyak pula dari keluarga memanfaatkan liburan.

Meskipun bukan masa libur, menurut Juru Bicara Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Deny Lukmanul Hakim, Minggu, kepadatan memang masih terjadi karena memanfaatkan momen bulan Maulud.

BACA JUGA  Indonesia Resmi Anggota Penuh BRICS, KTT Hasilkan Deklarasi Rio

Pada hari biasa, jumlahnya lebih sedikit, biasanya didominasi dari warga lokal Kudus dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Untuk melayani peziarah, maka jam operasionalnya dibuka mulai setelah shalat subuh atau sekitar pukul 04:00 WIB hingga pukul 24:00 WIB.

Sementara saat memasuki bulan puasa, ditutup sementara sehingga banyak peziarah yang memanfaatkan momen sebelum puasa, terkadang terjadi lonjakan pengunjung.

BACA JUGA  Hadiri Wisuda Anaknya di Universitas Peking, Gubernur Jatim Khofifah Cuti

Peziarah yang datang ke Makam Sunan Kudus, kata dia, tidak hanya dari masyarakat di tanah air, karena sebelumnya juga ada peziarah yang berasal dari luar negeri.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus Edy Supriyanto mengakui meskipun bukan hari libur sekolah, tetapi bus yang masuk ke terminal pada akhir pekan memang tinggi.

“Berkisar 50-an unit bus setiap harinya, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari biasa tidak sebanyak itu, berkisar 20-an bus,” ujarnya.

Pos terkait