Enam Tokoh “Kekerasan” Jadi Inspirasi Terduga Pelaku Peledakan di SMAN 72

Adapun fasisme adalah ideologi politik yang menekankan nasionalisme ekstrem, ketaatan mutlak pada pemimpin, serta penggunaan kekerasan untuk mempertahankan kekuasaan. Paham ini menolak demokrasi dan kebebasan individu dan mengutamakan negara atau ras tertentu di atas segalanya.

Rasis merujuk pada sikap, keyakinan, atau sistem yang menganggap satu ras lebih unggul dari ras lain. Rasisme bisa muncul dalam bentuk diskriminasi, ujaran kebencian, atau kebijakan yang menindas kelompok tertentu berdasarkan warna kulit atau asal-usul etnis

BACA JUGA  Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72 Selesai Jalani Operasi

Kemudian, terakhir Natalie Lynn Rupnow yang melakukan penembakan di Abundant Life Christian School di Wisconsin, Amerika Serikat pada 2024 dan beraliran Neo-Nazi.

Bacaan Lainnya

Eka menjelaskan tokoh-tokoh tersebut yang menginspirasi ABH dan berdasarkan pendalaman, yang bersangkutan mengikuti sebuah komunitas media sosial yang mengagumi kekerasan.

BACA JUGA  Mayat Perempuan di Kos, Polsek Gajahmungkur: Tak Ada Tanda Kekerasan

“Dalam media sosial tersebut ketika beberapa pelaku melakukan tindakan kekerasan lalu mengunggah ke media tersebut maka komunitas tersebut mengapresiasi sebagai sesuatu yang heroik,” katanya.

Eka juga menambahkan yang bersangkutan hanya mempelajari kemudian mengikuti beberapa tindakan ekstremisme yang dilakukan.

“Artinya tidak ada satu ideologi yang konsisten yang dia ikuti, di sini menunjukkan bahwa ABH hanya terinspirasi dan ada pola yang berurutan yang mereka posting di komunitas media sosialnya dan ini juga menjadi awareness (kesadaran) ke depan bagi kita terkait adanya kekerasan di dunia maya,” katanya. (Ant)

Pos terkait