Infrastruktur tersebut akan menghubungkan langsung kawasan hunian jamaah dengan Masjidil Haram, sehingga memangkas jarak tempuh yang selama ini berkisar 4,5-6 kilometer menjadi hanya 2,5 kilometer.
Menurut Rosan, kehadiran tower haji ini diharapkan dapat menjawab sebagian kebutuhan akomodasi sekitar 200.000 haji Indonesia setiap tahunnya. (Ant)



















