34 Petugas Ekstra dan Material Disiagakan Amankan Perjalanan Kereta Api Jelang Nataru

Persiapan KAI Daop 4 Semarang selama masa Nataru. (matasemarang.com/Lia Dina)
Persiapan KAI Daop 4 Semarang selama masa Nataru. (matasemarang.com/Lia Dina)

KAI Daop 4 Semarang juga memperbarui data wilayah rawan di seluruh Indonesia. Tahun ini terdapat 20 titik yang menjadi prioritas pemantauan, terdiri dari daerah Semarang 3 titik, Pekalongan 4 titik, Grobogan 7 titik, Kabupaten Blora 3 titik, Kendal 2 titik, dan Pemalang 1 titik. Titik-titik tersebut terus diawasi, terutama titik yang berisiko mengalami tanah longsor, banjir, dan pergeseran tanah saat musim hujan.

“Sebagai bentuk kesiapsiagaan, KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan berbagai perlengkapan darurat seperti bantalan rel, rel cadangan, pasir, peralatan penerangan, dan jembatan darurat di lokasi-lokasi strategis. Perlengkapan tersebut ditempatkan sedekat mungkin dengan wilayah rawan agar bisa segera digunakan jika dibutuhkan,” tuturnya.

BACA JUGA  KAI Daop 4 Semarang Gelar Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sebidang

Seluruh petugas yang bertugas di lapangan telah mengikuti pelatihan kesiapsiagaan. Mereka dilatih untuk mengenali tanda-tanda awal gangguan serta melakukan langkah penanganan cepat jika ditemukan kondisi yang berpotensi menghambat perjalanan kereta. Regu perawatan juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan jalur tetap aman dilalui.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Operasi Lilin Candi 2025: Polisi Siaga di Rest Area 424B Semarang

Franoto menegaskan bahwa koordinasi antara petugas lapangan dan pusat pengendalian terus dilakukan secara intensif.

“Setiap detail kami siapkan dengan matang, mulai dari kesiapan jalur hingga petugas pengawas di lapangan. Kami ingin memastikan pelanggan dapat bepergian dengan tenang selama libur natal dan tahun baru,” pungkasnya.

Pos terkait