Dalam praktik klinis, ia mendorong skrining dan pengendalian faktor risiko yang dapat dimodifikasi, serta penerapan intervensi psikososial seperti rehabilitasi kognitif, terapi okupasi, latihan fisik, terapi musik, hingga case management.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga martabat pasien, menerapkan shared decision making, serta edukasi keluarga untuk mengurangi stigma.
Kuliah pakar ini sekaligus membuka peluang kolaborasi riset dan pendidikan lebih lanjut antara FK Unsoed dan Radboud University Medical Center, memperkuat pendekatan biopsikososial dalam layanan kesehatan.


















