MATASEMARANG.COM – PSIS Semarang kembali menjadi sorotan publik setelah kabar batalnya akuisisi saham klub oleh calon investor baru, David Glenn resmi diumumkan.
PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS) selaku pemegang saham pengendali menyatakan bahwa proses negosiasi yang telah berlangsung intensif selama beberapa bulan terakhir tidak mencapai kesepakatan final.
Joni Kurnianto selaku juru bicara PT MJS menerangkan, pembatalan ini terjadi karena tidak tercapainya kesepahaman dalam sejumlah aspek fundamental yang krusial bagi keberlangsungan klub.
Meski berbagai pertemuan telah dilakukan untuk menyatukan visi antara kedua belah pihak, perbedaan pandangan dalam hal-hal strategis membuat proses akuisisi tidak dapat dilanjutkan.
Menariknya, beredar kabar bahwa calon investor sempat mengucurkan dana untuk mendukung operasional klub, termasuk pembayaran gaji pemain dan biaya laga tandang. Namun, suntikan dana tersebut rupanya belum cukup untuk menjamin keberlanjutan kerja sama jangka panjang.
Meski akuisisi batal, PT MJS menegaskan komitmennya untuk tetap mengelola PSIS Semarang secara optimal hingga akhir musim.
Fokus utama saat ini adalah menjaga performa tim di kompetisi dan memastikan seluruh aspek operasional berjalan lancar.
“Manajemen akan terus bekerja keras demi prestasi dan profesionalisme klub. Kami juga mengapresiasi dukungan penuh dari suporter yang selalu setia bersama PSIS,” tambah Joni.
Pembatalan akuisisi ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat ramai di media sosial terkait masa depan PSIS.


















