Aparat Usut Pemain di Balik Anomali Harga Ayam

  • Ada yang memainkan harga. Kami sudah menyurat Kapolri. Kami sudah sepakat, … kita harus perangi. Ini tidak akan selesai kalau mafianya masih bercokol di tengah-tengah kita. Ini tidak bisa

MATASEMARANG.COM – Sudah berbulan-bulan terjadi anomali harga daging ayam ras yang menjadi keluhan para peternak sekaligus konsumen.

Peternak hanya mendapati harga kurang dari Rp20 ribu/kilogram ayam hidup, namn konsumen dicekik dengan harga Rp40 ribuan/kg untuk daging ayam ras. Selisih sebesar itu menjadi anomali.

Oleh karena itu, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendesak pengusutan dugaan permainan terhadap pihak perantara (middleman) dalam rantai distribusi setelah menemukan selisih harga daging ayam ras antara peternak dan konsumen yang dinilai tidak wajar.

Bacaan Lainnya

“Apakah pabriknya yang tidak benar atau kah distributornya yang tidak benar. Ini yang harus dicari kebenarannya. Saya akan terus-menerus mengecek, melihat langsung di lapangan,” kata Bambang, dalam keterangan yang terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Kondisi fluktuasi harga daging ayam ras di tingkat konsumen kerap dijumpai cukup tinggi di pasaran. Namun kondisi di peternak unggas justru bertolak belakang karena harga yang rendah dan tidak sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) di tingkat produsen.

Kondisi anomali itu dijumpai Bambang di Pasar Medokan Sawah, Surabaya, Jawa Timur. Pedagang disana mengeluhkan harga daging ayam ras yang telah menyentuh Rp40.000 per kilogram (kg) atau telah sesuai dengan plafon Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.

Harga daging ayam ras di pasaran dengan level seperti itu ternyata berimbas pada penurunan omzet. Kendati demikian, peternak unggas masih belum memperoleh harga yang diidam-idamkan agar minimal sesuai HAP ayam hidup di tingkat produsen di kisaran Rp25.000 per kg berat hidup.

Pos terkait