Banjir Tak Cukup Diatasi dengan Pompa, Iswar Ajak Mahasiswa Undip Kembalikan Keseimbangan Alam

  • Persoalan banjir tidak semata-mata terjadi di wilayah hilir, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan di kawasan hulu

MATASEMARANG.COM – Persoalan banjir tidak bisa terus-menerus diselesaikan hanya dengan mengandalkan pembangunan infrastruktur. Alam juga perlu diberi ruang untuk menjalankan fungsinya. 

Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin saat menjadi narasumber dalam seminar nasional yang diselenggarakan Bidang Lingkungan Hidup Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro, Jumat, 23 Oktober 2026, di Gedung PKM Fakultas Hukum Undip.

Di hadapan lebih dari 100 mahasiswa yang hadir, Iswar menekankan pentingnya mengembalikan keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari upaya penanganan banjir secara berkelanjutan. 

Bacaan Lainnya

Menurutnya, siklus alami air, mulai dari evaporasi, pembentukan hujan, hingga penyerapan air ke dalam tanah, harus tetap terjaga. Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur pengendali banjir, seperti kolam retensi, sistem drainase, serta optimalisasi pompa air di sejumlah titik rawan genangan.

Lebih lanjut, Iswar mengingatkan bahwa persoalan banjir tidak semata-mata terjadi di wilayah hilir, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan di kawasan hulu. 

Berkurangnya daerah resapan, perubahan tata guna lahan, hingga kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi persoalan yang harus ditangani bersama. 

Ia pun mengajak generasi muda untuk mengambil peran nyata melalui langkah sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penghijauan dan reboisasi, serta menjaga kelestarian lingkungan mulai dari diri sendiri.

Pos terkait