MATASEMARANG.COM – Program Keluarga Berencana (KB) bagi pria dengan melakukan vasektomi terus digencarkan oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB).
Diketahui, program ini menjadi salah satu upaya pengendalian penduduk sekaligus mendorong partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi di Kota Semarang. Apalagi Pemkot Semarang memberikan insentif sebesar Rp1 juta bagi pria yang mengikuti program KB vasektomi.
Vasektomi merupakan metode kontrasepsi permanen bagi pria melalui prosedur bedah kecil pada saluran sperma (vas deferens).
Prosedur ini dilakukan dengan bius lokal, tanpa rawat inap, dan memiliki tingkat efektivitas sangat tinggi, mencapai 99,95 persen dalam mencegah kehamilan.
Kepala Disdalduk KB Kota Semarang Lilik Farida mengakui minat masyarakat dalam mengikuti program KB vasektomi ini meningkat cukup pesat dalam satu tahun terakhir.
Dalam menjalani program ini, Disdalduk KB menerapkan syarat dan ketentuan yang harus dijalani oleh masyarakat sebelum melakukan prosedur KB vasektomi ini.
Lilik mengatakan tidak semua pria bisa mengikuti program vasektomi ini. Berikut syarat yang harus dipenuhi sebelum pengajuan bedah vasektomi diterima.
- Merupakan pasangan usia subur.
- Usia suami minimal 30 tahun.
- Sudah memiliki dua anak.
- Anak bungsu berusia minimal lima tahun.
- Ber-KTP Kota Semarang (wajib untuk bisa menerima insentif Rp1 juta).
- Memiliki persetujuan istri.
“Persetujuan pasangan sangat penting karena vasektomi merupakan kontrasepsi permanen. Selain itu, insentif hanya bisa diberikan jika peserta merupakan warga Kota Semarang,” terang Lilik, Selasa 18 November 2025.
Selain syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti program vasektomi, Lilik juga membeberkan sejumlah syarat administrasi yang harus dipenuhi sebelum mengikuti program ini.





















